Showing posts with label Kesehatan. Show all posts
Showing posts with label Kesehatan. Show all posts

Wednesday, April 15, 2020

Prinsip Dasar Kontrasepsi

Kontrasepsi berasal dari dua kata, kontra yang artinya tidak dan konsepsi yang artinya pembuahan. Kontrasepsi artinya tidak terjadi pembuahan.
Di Indonesia, kontrasepsi di salah kaprahkan dengan frase Keluarga Berencana. Keluarga Berencana (KB) adalah program pemerintah dua anak cukup dengan menggunakan metode kontrasepsi yang sesuai.

Jenis kontrasepsi yang umum digunakan di Indonesia ada 3 macam:
1. Non-Hormonal
a. Barrier : Kondom, diafragma
b. Coitus interruptus: ejakulasi di luar vagina
c. Kalender: Menghindari coitus di masa subur
d. Metode Amenore Laktasi (MAL): ASI Eksklusif
e. AKDR (Alat Kontrasepsi Dalam Rahim)/IUD: AKDR Copper T

2. Hormonal
a. Kombinasi estrogen dan progesteron: Pil KB, suntik 1 bulan
b. Progesteron only: minipill, suntik 3 bulan, AKDR-Progesteron (Myrena)

3. Kontrasepsi mantap:
a. Sterilisasi pada wanita: MOW/tubektomi/oklusi tuba
b. Sterilisasi pada pria: MOP/vasektomi

Grafik efektivitas metode kontrasepsi (Sumber: CDC)

Panduan memilih kontrasepsi:
1. Non-Hormonal:
  • Aman untuk pasien dengan penyakit komorbid (hipertensi, preeklamsia, obesitas, penyakit jantung koroner, stroke, autoimun, TB Paru).
  • Penggunaan barrier dan coitus interruptus kurang nyaman pada banyak pasangan.
  • Pada pengguna MAL, harus komitmen ASI eksklusif dengan jarak menyusui (pompa ASI) tiap 2-4 jam. Lebih dari 4 jam tidak menyusui atau pompa ASI berisiko meningkatkan hormon estrogen dan dapat menyebabkan ovulasi.
  • Angka kegagalan tinggi, kecuali IUD.
2. Hormonal:
  • Pada pasien dengan komorbid metabolik atau vaskular atau autoimun, tidak dianjurkan. Karena dapat memperburuk komorbid tersebut. Pada pasien TB Paru, interaksi hormon steroid dengan rifampicin dapat mengurangi efektivitas rifampicin.
  • Pada preparat kombinasi: masih bisa haid, kembalinya kesuburan cepat. Namun butuh kepatuhan yang baik karena minum pil setiap hari atau suntik setiap bulan. Meningkatkan risiko kanker payudara.
  • Pada preparat progesterone: 90% mengalami amenore (tidak haid), kembalinya kesuburan lambat, pada penggunaan lebih dari 10 tahun meningkatkan risiko meningioma (tumor otak meningen). Cocok bagi orang yang kurang patuh, karena cukup 3 bulan sekali. Mengurangi risiko kanker endometrium.
Data dasar yang diperlukan:
  • Indeks massa tubuh. Bila lebih dari 30 kg/m2 dianjurkan non-hormonal atau AKDR.
  • Komorbid. Riwayat penyakit sebelumnya, bila berhubungan dengan penyakit metabolik atau vaskular, hindari hormonal karena berisiko tromboemboli.
  • Menyusui. Bila menyusui pilihannya MAL atau progesterone only atau AKDR. Estrogen dapat menghambat prolactin yang dapat mengurangi produksi ASI.
  • Kepatuhan. Bila kepatuhan rendah, hindari kontrasepsi kombinasi.
  • Memberi jarak. Sebaiknya menggunakan kontrasepsi dengan reversibilitas kesuburan yang baik seperti kontrasepsi kombinasi atau AKDR.
  • Penyakit menular seksual. Bila pasien dengan riwayat penyakit menular seksual hindari penggunaan AKDR.
  • Fertilitas cukup (tidak ingin punya anak lagi): kontrasepsi mantap.
Panduan singkat cara menggunakan kontrasepsi
  • Kondom: digunakan sebagaimana mestinya.
  • Coitus Interuptus: sesaat sebelum ejakulasi, penis ditarik dari vagina, dan ejakulasi diluar vagina.
  • Kalender: berhubungan diluar masa ovulasi. 
Cara menghitung masa ovulasi:
Bila HPHT 1 Januari, bila siklus haidnya 28 hari, maka perkiraan haid selanjutnya akan mulai adalah 30 Januari hingga 1 Februari, jadi ovulasi terjadi 14 hari sebelum 30 Januari – 1 Februari, yaitu 15 Januari – 17 Januari. Hindari berhubungan di tanggal tersebut. CATATAN: metode kalender akan berhasil bila haid teratur.

  • MAL: menyusui tiap 2-4 jam. Eksklusif selama 6 bulan. Lepas 6 bulan wajib dikombinasi dengan metode kontrasepsi lain.
  • AKDR: membutuhkan bantuan tenaga medis bidan atau dokter. AKDR akan diletakkan di dalam Rahim, kemudian benang AKDR (akan dipotong). Selanjutnya pasien harus kontrol rutin sesuai jadwal dari tenaga medis.
  • Pil KB Kombinasi: yang beredar dipasaran adalah Pil KB Andalan, ada juga microgynon, dengan jumlah 28 pil, dimana 21 pil berisi kandungan aktif ethynyl estradiol dan levonorgestrel dan 7 pil placebo. Cara minum 1x sehari dimulai saat haid hari ke 2-3. Hari di sesuaikan dengan panduan yang ada pada tempat obat tersebut. Bila lupa minum, segera minum saat ingat, dan dibantu kombinasi dengan kontrasepsi lain (kondom atau coitus interruptus) selama 7 hari.
  • Minipill: berisi progesteron saja, ada yang 21 tablet, ada yang 28 tablet. Diminum sekali sehari. Kelebihan jenis ini, tidak mengganggu produksi ASI, cocok untuk ibu menyusui. Efek lainnya adalah tidak haid.
  • Kontrasepsi mantap: memerlukan konsultasi dengan dokter kandungan atau yang dilatih khusus untuk melakukan sterilisasi wanita/pria. Pada dasarnya saluran tuba (wanita) -tempat bertemunya sperma dan ovum- diikat atau dipotong dengan metode operasi, begitu pula untuk pria, yang dipotong adalah saluran vas deferens yang merupakan tempat keluarnya sperma. Vasektomi menyebabkan sperma tidak dapat keluar, beberapa orang mengatakan vasektomi mengurangi kepuasan seksual.
  • Suntik satu bulan: mengandung zat aktif estrogen dan progesterone. Disuntik setiap satu bulan sekali. Tidak mengganggu siklus haid. Preparat: Cyclofem. Jadwal suntik: tanggal yang sama setiap bulan (+ 2 hari).
  • Suntik tiga bulan: mengandung hanya progesterone (Medroxy Progesteron Acetate). Disuntik tiap tiga bulan. Preparat: depo provera, depo progestin.
Kira-kira ini adalah penjelasan singkat tentang metode kontrasepsi.


NB: Pilihan metode kontrasepsi harus dijelaskan dan didiskusikan dengan baik oleh suami dan istri.

Friday, April 10, 2020

Kehamilan Palsu

Cerita ini sebenarnya terjadi di hari yang sama dengan cerita yang saya post sebelumnya dengan judul 'Kadung Hamil, Senyum!'. Namun cerita ini memiliki kisah yang berbeda sama sekali.

Seorang ibu muda berusia akhir 20an ditemani suami dan seorang perempuan -yang tampak lebih 'berada' dari pasangan tersebut- datang ke praktek saya dengan keluhan mual muntah dan tidak enak makan, dengan riwayat tidak haid selama 5 bulan. Setelah saya persilakan duduk, saya bertanya sedikit tentang riwayat pernikahan dan persalinan pasangan tersebut. Mereka bercerita bahwa mereka telah menikah selama tujuh tahun, namun ini hamil yang pertama.
Satu hal yang menjadi perhatian saya, afek pasien apatis dan lebih sering menunduk daripada menatap saya. Mungkin karena bawaan saya kurang senyum. Suaminya lebih banyak berbicara, pun ibu yang mengantar. Tujuan mereka datang ke saya adalah untuk memeriksakan sang ibu yang menurut perhitungannya saat ini sedang hamil lima bulan. Anehnya, mereka belum sekalipun memeriksakan kehamilan yang ditunggu-tunggu ini ke tenaga medis, hanya sekali ke dukun bayi, dan dikatakan hamil 4 bulan saat itu. Kebiasaan tradisional yang tidak patut dipertahankan.

Saya bertanya, mengapa tidak pernah periksa, bukankah ini kehamilan yang ditunggu? Jawab sang suami karena sibuk bekerja dan belum ada dana.
Kemudian, apa saja yang sudah dilakukan? tanya saya kembali. Setelah melakukan pemeriksaan ke dukun bayi, dilakukan acara empat bulanan di kampung, selametan dengan keluarga, begitu jawab suami. Hm.. paradox.

Setelah sedikit wawancara tadi, saya melanjutkan ke pemeriksaan fisik, yang saya temukan perutnya membesar, seolah ada sesuatu di dalam perutnya, bahkan perutnya yang membesar hingga pusat. Oke, ini sesuai 20-24 minggu.

Kemudian saya melakukan pemeriksaan ultrasonografi (USG), saya coba raba perut ibu, kesannya tidak ada yang membesar, tidak pula teraba rahim. Sambil melakukan USG, saya bertanya apakah ada mual dan muntah, ibu itu menjawab ada, sehari bisa lebih dari lima kali. Perlahan-lahan saya melakukan pemeriksaan USG, memastikan kehamilan sang ibu. Namun, saya tidak berhasil menemukan janin di dalam perut ibu, bahkan rahimnya pun tidak membesar. Perut yang tampak membesar tak lebih hanya jaringan lemak dan organ dalam perut, tidak ada janin. Saya ulang lagi, hasilnya, sama. Tak tampak pula kantong atau janin di luar rahim.

Setelah meyakinkan diri saya sendiri bahwa ibu ini tidak hamil, saya mempersilakan ibu untuk turun dari meja periksa. Sambil berjalan pelan, saya mengingat-ingat apa istilah medisnya kehamilan palsu ini. Terakhir saya belajar saat dokter muda di bagian psikiatri. Ternyata sulit juga melakukan recall.

Saya menjelaskan pada ibu tadi dengan hati-hati.

'pak, bu, ibu tidak hamil. Hasil USG saya menunjukkan tidak ada janin dalam perut ibu, bahkan rahim ibu pun tidak membesar.'
Tak ada sepatah kata yang keluar dari pasangan tadi.
Ibu sang pengantar tadi akhirnya berbicara, 'pasti tidak hamil ya dok? soalnya dia mual muntah terus dok, dan perutnya membesar. Masa palsu dok, apa bukan hamil anggur dok?'
Saat ibu tersebut mengatakan kata palsu dan hamil anggur, entah kenapa tiba-tiba terlintas di otak saya, kata pseudocyesis. Ya, itu yang saya tunggu-tunggu. Pseudocyesis alias kehamilan palsu.

'Iya bu, ibu ini tidak hamil, istilah medisnya pseudocyesis, kehamilan palsu', saya mencoba menjelaskan.
Kehamilan palsu ini terjadi akibat keinginan ibu yang sangat kuat untuk hamil, sehingga otak memerintahkan ke bagian  tubuh kita seolah-olah kita hamil. Yang paling ingin dilihat saat hamil, salah satunya perut membesar. Dan ini erat kaitannya dengan masalah psikiatri.

Saya masih memperhatikan afek ibu tadi yang belum bersuara, dan afeknya masih datar. Saya coba menerka apa yang dirasakan ibu tadi, kemungkinan dia merasa bersalah karena belum bisa hamil dan sangat ingin hamil. Pikiran ingin hamil ini menghantui trus sehingga dalam alam bawah sadarnya tercipta kondisi bahwa ibu ini hamil dan otak memerintahkan apa yang ibu ini inginkan. Tidak haid dan perut membesar. Dan itu berhasil, bahkan hingga mengadakan acara syukuran empat bulanan.

Suaminya mengernyitkan dahi, kecewa dan tidak percaya dengan hasil pemeriksaan saya. Saya kembali menjelaskan dengan hati-hati, sampai akhirnya suami tersebut menerima kondisi istrinya.

Saya pun sedikit tidak percaya, kasus pseudocyesis ini sangat jarang. Sedikit literatur yang menjelaskan kasus ini. Selama saya sekolah spesialis kandungan, belum sekalipun saya menemukan kasus ini.

Secara teori, kasus ini sering terjadi pada kelompok sosial ekonomi rendah, akses kesehatan yang sulit, dan stress berat. Manifestasi kehamilan yang terjadi dipengaruhi oleh penurunan dopamin akibat stress yang mengakibatkan penurunan GnRH sehingga meningkatkan hormon gonadotropin (FSH dan LH) yang menyebabkan amenorea. Sedangkan pembesaran perut diduga akibat penurunan norepinefrin sehingga aktivitas sensori-neural terganggu dan menyebabkan pembesaran perut.
(Sumber: Klik disini).

Akhirnya, mereka menerima apa yang saya jelaskan, dan meninggalkan tempat praktek saya. Mungkin dengan seribu pertanyaan.

Saturday, February 29, 2020

Kadung Hamil, Senyum!


Seorang ibu berusia akhir 20-an datang ke praktek pribadi saya dengan keluhan mual dan muntah hebat di sertai sesak. Ibu ini bercerita bahwa sesak yang dirasakan teramat berat dan rasanya mau mati, bahkan ibu ini datang sambil menangis. Sedangkan suaminya tampak selalu berusaha untuk menenangkan istrinya yang kelihatan panik. Ibu tersebut kemudian saya baringkan di meja periksa sambil pelan-pelan saya tanyakan apa masalahnya. Karena saya dokter kandungan, data persalinan sebelumnya juga saya korek. Ibu ini sedang hamil yang ketiga, dimana anak pertamanya meninggal karena kelainan jantung, anak keduanya lahir dengan operasi Sesar dan saat ini anak tersebut masih berusia dua tahun.

Dari data singkat tersebut, saya merasa menemukan clue mengapa ibu ini menangis dan merasa mau mati.

Setelah memastikan bahwa secara fisik ibu ini dalam kondisi stabil, saya mulai melakukan pemeriksaan USG janin, dan dipastikan ibu ini hamil yang ketiga dengan janin yang baik berusia 11 minggu. Selama saya melakukan USG, beberapa kali ibu ini mual.

Selesai melakukan USG, saya minta ibu itu untuk kembali duduk di kursi dan saya ajak bercerita. Saya jelaskan bahwa dari hasil pemeriksaan semuanya baik-baik saja, tidak ada yang perlu di khawatirkan. Sesekali ibu tersebut menyeka air matanya.

Dengan sedikit tersenyum saya memberanikan membuka pertanyaan,

“Maaf ya pak, bu, apakah kehamilan ini direncanakan?”

Seketika ibu itu menangis kembali dan berucap “iya dok, kehamilan ini tidak kami rencanakan dan saya sebetulnya belum siap punya anak lagi”

Suami ibu itu hanya tersenyum kecil sambil memegang tangan istrinya.

Ketemu sumber masalahnya.

“Begini bu, kehamilan ibu pada akhirnya sudah terjadi dan sebagai orang tua, bapak dan ibu wajib menjaga kehamilan ini. Apapun yang terjadi pada ibu baik fisik maupun psikis akan memiliki dampak terhadap bayinya”, ucap saya saat itu.

“Secara fisik ibu baik-baik saja. Tidak ada yang perlu ibu khawatirkan. Semua keluhan yang ibu rasakan muncul karena ibu memiliki rasa penolakan terhadap kehamilan ibu dan sebaiknya tidak seperti itu”, saya mencoba memberikan pemahaman pada ibu itu.

“Ibu tidak sesak, ibu tidak mau mati, kalau ibu sesak atau mau mati, pasti ibu tidak bisa menangis apalagi sampai periksa ke klinik saya”, lanjut saya.

Tak lama ibu itu mulai tersenyum.

“Saya takut dok, anak saya masih kecil, saya juga ada rasa trauma yang belum usai akibat anak saya yang pertama meninggal”, akhirnya ibu itu mulai berani bercerita.

“Saya berulang kali mengatakan pada istri saya supaya tidak perlu terlalu dipikir dok”, suaminya mulai bercerita juga.

“Jadi begini pak, bu, ibu kan sudah hamil, dan sudah tidak mungkin lagi kita apa-apa kan. Janin ibu akan tumbuh. Sebaiknya kita fokus sama apa yang bisa kita kendalikan, yang paling penting adalah penerimaan terhadap kehamilan ini, dengan ibu menerima, maka ibu akan lebih plong. Janin ibu bukan lagi ibu anggap sebagai masalah tetapi rejeki”, sok jadi motivator nih saya.

“Iya dok, saya dan suami memang seharusnya menerima kehamilan ini, tapi ndak tau kenapa rasanya kok berat banget. Kadang saya merasa bersalah dan cemas dok. Bagaimana anak saya nanti? Apakah saya bisa membesarkannya dengan baik?” ibu itu mulai mengeluarkan uneg-unegnya. Suaminya hanya tersenyum.

“Coba ibu renungkan apa yang saya sampaikan tadi. Dengan penerimaan yang baik, maka ibu akan bisa menjaga kehamilan ini dengan baik pula. Ibu akan banyak makan, mualnya bisa berkurang, rajin kontrol dan nantinya akan ada bayi mungil baru yang lucu dan sehat”.

“Kalau ibu terus menolak, maka nanti malas-malasan menjaga kehamilan ini, kemudian lahir bayi yang bermasalah pula. Misalnya premature, berat lahir kecil, atau ada kecacatan yang justru akan menimbulkan masalah baru. Terutama biaya perawatan bayi yang sangat mahal. Justru tidak menyelesaikan masalah”.

Sesekali ibu tadi mengangguk paham. Pun suaminya.

“Ibu boleh meluapkan apa yang ibu rasakan ke orang yang ibu percaya. Orang tua misalnya. Bercerita akan membuat beban ibu berkurang”.

“Dan untuk bapak, mengajak istri tidak memikirkan apa-apa tidak akan membantu meringankan bebannya pak. Yang ada tambah jengkel. Cukup dengarkan apa yang istri bapak keluhkan, tidak perlu mengoreksi, menyalahkan atau me-logis-kan apa yang dirasakan istri. Cukup dengarkan dan ajak jalan-jalan”, saya coba mengajak bercanda.

Suami istri itu pun tertawa.

“Makasih ya dok, saya jadi lebih lega. Nanti saya mau bersalin sama dokter aja dok”

Nah.. cukup dengan mengajak bercerita dan bercanda, pasien menjadi pelanggan, eh maksud saya pasien menjadi lega dan percaya sama kita.

Moral of the story:
Rencanakan kehamilan dengan baik. Gunakan kontrasepsi.

Tuesday, February 11, 2020

Turut Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

Salah satu kutipan dari UUD 1945 ini saya pakai untuk judul. Karena artikel ini akan menjelaskan sedikit tentang cara mencerdaskan kehidupan bangsa yang dimulai dari rumah. Alias mencerdaskan anak sendiri. Bukankan anak adalah harapan bangsa?

Sudah banyak artikel ilmiah yang menyatakan bahwa untuk meningkatkan kecerdasan anak, maka anak harus sering-sering diajak membaca atau bercerita. Banyak pula yang mengatakan bahwa mendongengi anak sebelum tidur, dapat meningkatkan kecerdasan anak karena anak akan berimajinasi tentang dongeng tersebut dan imajinasi dapat mengaktivasi sel-sel saraf otak. Selain itu, bonding antara orang tua dan anak akan terjadi. Bonding yang baik antara anak dan orang tua dapat menghasilkan anak yang cerdas dan berkualitas.

Selain mendongeng, kira-kira apalagi yang bisa digunakan untuk meningkatkan rasa curiosity anak dan imajinasi anak?
Mungkin pengalaman saya ini bisa jadi salah satu pilihan.

1. Tebak-tebakan
Siapa sih yang tidak suka tebak-tebakan? waktu kecil dulu, saya selalu antusias kalau ada orang yang berkata, "ayo sini, aku punya tebakan". Kira-kira apa ya tebakannya, bisa jawab kah saya, janga-jangan tebakannya sama seperti yang kemarin-kemarin, begitu kira-kira yang ada di benak kita kalau ada yang menantang tebak-tebakan.
Nah, tebak - tebakan apa yang tepat untuk merangsang rasa penasaran seorang anak? Tentunya tebakan yang mudah, biasa dilihat anak sehari-hari dan bukan plesetan. Boleh sih plesetan sesekali, sekedar memperkaya khazanah. :D
Biasanya saya dan anak saya membuat kesepakatan terlebih dahulu, apa topik tebakan kali ini. Bisa benda luar angkasa, nama-nama mobil, benda-benda di rumah, hewan, buah dan lain-lain.
Cara membuat tebakannya gampang aja, satu contoh, 'benda luar angkasa yang memiliki pancaran cahaya, kelap-kelip kalau malam hari?', "Bintang...!!" pasti anak saya akan menjawab dengan antusias. Contoh lain, "benda apa yang ada dirumah, bisa mengeluarkan gambar dan suara, ada remote nya?", pasti anak-anak kita tahu apa jawabannya. Pertanyaan gampang seperti itu kalau dibuat tebakan akan banyak manfaatnya. Merangsang imajinasi anak, membangkitkan rasa penasaran anak dan yang paling penting bonding antara anak dan orang tua. Tebak-tebakan ini sudah saya mulai sejak anak saya berusia 4 tahun, dan anak saya ketagihan. Di mobil, di mall, dan yang paling sering sebelum tidur. Terkadang kita gantian, anak saya yang bikin pertanyaan. Dengan membuat pertanyaan, anak kita dipaksa menjabarkan suatu benda tentunya sesuai dengan daya nalar mereka. Efek ini luar biasa bagusnya untuk perkembangan otak anak. Sel-sel sarafnya teraktivasi. Sekarang, adiknya yang berusia 3 tahun juga mulai ketagihan acara tebak-tebakan sebelum tidur ini. Istri saya bagian membatasi waktu supaya tidak terlalu malam, dan setiap anak dibatasi 3-5 pertanyaan.

2. Cerita Fabel Singkat
Membacakan cerita atau mendongeng sebelum tidur telah banyak diteliti dapat meningkatkan skor IQ anak. Saya dulu merasa berat dan ogah untuk melakukan ini. Pertama karena saya merasa tidak bisa membikin cerita yang bagus, kedua saya lebih suka membaca dari pada bercerita. Nah suatu hari, anak saya yang pertama menceritakan kisah Nabi yang dia baca dari aplikasi KABI, kemudian dia meminta saya untuk bercerita saja supaya tidak bosan tebak-tebakan terus. Walhasil, supaya anak saya tidak kecewa, terpaksa saya cari akal cerita apa yang mudah dan tentu ada pesan moralnya. Mengalir saja, saya pun memilih cerita binatang, atau fabel. Mengapa fabel, karena anak-anak pasti suka binatang, poin ini penting supaya anak tidak teralih dari alur cerita kita. Berikutnya alur cerita suka-suka kita saja, yang penting selipkan pesan moral. Misal, di hutan ada singa, monyet sama jerapah. Monyetnya lagi sakit, kemudian dibantu singa cari pisang supaya bisa makan, tetapi karena singa tidak bisa memanjat, dia minta bantuan jerapah yang lehernya panjang untuk mengambilkan pisang. Cerita simpel begini bisa 15 menit lebih kalau cerita dengan anak-anak. Karena ditengah-tengah mereka dengan antusias akan menanyakan macam-macam, misalnya, hutannya gelap apa terang, singanya baik apa jahat, monyetnya kenapa kok sakit, lehernya jerapah sama leher brontosaurus lebih panjang mana, dsb. Haha.. Fun and educating! Diakhir cerita, pesan moralnya kita sampaikan misal jangan jajan sembarangan supaya tidak sakit, harus saling membantu sama teman yang membutuhkan, dan lain-lain. 

3. Review Film Animasi Youtube
Ini baru saya kerjakan akhir-akhir ini. Hari-hari sekarang anak siapa yang tidak menonton Youtube? kalau ada, Anda luar biasa! Saya sih memaknai kemajuan teknologi simpel aja. Setiap orang ada jamannya, setiap jaman ada orangnya. Satu hal, peran orang tua selaku filter sangat penting. Itu kuncinya. Pastikan film di youtube yang ditonton anak-anak kita sesuai usianya, beri batasan waktu yang tegas.
Supaya tidak sia-sia dan sekedar menonton, cobalah ajak anak kita untuk menceritakan apa yang dia tonton. Yakinlah, nanti dia antusias menceritakan apa yang dia tonton. Nah, disini peran orang tua meluruskan apa-apa yang tidak benar dari film tersebut. Sebagai orang tua, menanggapi dengan antusias apa yang diceritakan anak merupakan hal yang penting. Karena meningkatkan trust anak kepada kita. Apapun dan seremeh apapun yang diceritakan anak kita, tanggapi dengan antusias dan seolah-seolah tertarik. Walaupun tidak sama sekali. Ya sesekali ngomel karena anak tidak berhenti bercerita youtube boleh saja. Mengajari supaya anak tahu kapan harus cerita kapan tidak. Review cerita ini merupakan proses recall pengetahuan baru yang dia dapat, dan meningkatkan retensi terhadap pengetahuan baru tersebut. Sereceh apapun pengetahuannya.

Kira-kira ini pengalaman saya. Coba dan rasakan manfaatnya untuk anak kita. Semoga bermanfaat.

Friday, April 25, 2014

Kenapa Harus ASI Eksklusif?

Kita bandingkan secara logika awam sajalah, tak perlu menggunakan penelitian ilmiah.

1. Kepraktisan
ASI
Wadah dan susunya dibuat oleh Allah SWT. Tak perlu repot siapkan botol, air, dan susu yang buatan manusia
Formula
Harus menyiapakan botol, susu, dan air. Belum lagi tas untuk membawa benda-benda tersebut.

2. Biaya
ASI
Apa minum ASI harus bayar?
Formula
Sekaleng harganya beragam berkisar 150 ribu hingga 350 ribu. Sebulan bisa berapa kaleng? Membeli botol susu juga mengeluarkan biaya, apalagi yang BPA Free yang bisa mencegah kolik bayi. Mahal brooh...

3. Kadaluwarsa
ASI
Dari usia bayi nol bulan sampe dua tahun, ASI tidak akan pernah kadaluwarsa. Produksi berbanding lurus dengan konsumsi.
Formula
Namanya juga buatan manusia.

4. Bonding (keterikatan dengan ibu)
ASI
Saat minum ASI, otomatis bayi menempel pada ibu. Disitulah bonding terbentuk. Ada rasa tenang dan menenangkan yang tercipta antara ibu dan bayi. Suara denyut jantung ibu tak ubahnya sebuah lullaby.
Formula
Botol bisa apa. Benda mati dia.

5. Kualitas
ASI
Diciptakan oleh Allah SWT. Ada yang berani meragukan?
Formula
Dimulai dari kelenjar mamma sapi, kemudian diperah dimasukkan ke dalam penampungan kemudian dipadatkan kemudian dibikin bubuk kemudian dikemas kemudian dipacking untuk diekspor kemudian kita encerkan lagi untuk diminum. Berani diadu kualitasnya?

Ayo budayakan ASI eksklusif.

.:;mdap2014::.

Thursday, April 24, 2014

Mitos Kesehatan

Di Indonesia, apa sih yang nggak jadi mitos? Bulu mata jatuh aja jadi cerita. Nah, dibawah ini ada beberapa mitos dunia kesehatan yang seringkali beredar dari mulut ke mulut tanpa ujung dan pangkal. Mitos-mitos ini akan coba saya jelaskan berdasarkan keilmuan dan kemampuan saya.

1. Biji yang termakan bisa sebabkan usus buntu

Usus buntu memang sudah buntu dari sononya. Kita makan apapun dia memang buntu. Appendix, itu nama lainnya, kalau terjadi peradangan namanya appendicitis (radang usus buntu). Gejalanya adalah nyeri di perut kanan bawah, demam dan kadang disetai muntah. Faktanya, kejadian radang usus buntu 90% adalah idiopatik/spontan (tidak jelas). Apakah ada hubungannya dengan biji yang tak sengaja kita telan? Tidak ada. Karena sebagian besar zat makanan yang masuk dapat dihancurkan oleh asam lambung, enzim pencernaan, gerak usus dan air. Tak terkecuali biji buah, tentunya yang berukuran kecil. Jadi bolehkah kita makan buah dengan bijinya? ya, nggak gitu juga. Makanlah yang bisa dimakan.

2. Mandi malam hari bisa sebabkan rematik
Tidak ada penelitiannya. Rematik mungkin bisa diartikan nyeri sendi atau radang sendi (arthritis), dalam dunia medis dibagi menjadi tiga bagian yaitu osteo arthritis, rhematoid arthrtis, dan Gout arthritis (asam urat). Osteo arthritis sebagian besar terjadi pada lanjut usia, dan penyebabnya karena semakin rapuhnya tulang dan semakin menurunnya produksi cairan sinovial (pelumas sendi). Nyeri sebagian besar dirasakan pada tulang atau sendi penyangga tubuh seperti lutut atau tulang belakang. Rhematoid arthritis adalah akibat kesalahan sistem imun (kekebalan tubuh) yang merusak sendi itu sendiri. Kebanyakan penderitanya adalah beruisa 20-an. Nyeri yang dirasakan sebagian besar pada sendi-sendi kecil seperti pergelangan atau jari-jari tangan dan kaki. Sedangkan Gout arthritis atau yang lazim disebut sebagai asam urat adalah radang sendi karena penumpukan asam urat akibat konsumsi yang terlalu berlebih. Nyeri yang dirasakan biasanya pada sendi jari tangan dan kaki yang meningkat intensitasnya bila pagi hari. Terkadang disertai benjolan (tofus) pada sendi tersebut yang terasa nyeri bila ditekan. Adakah yang disebabkan karena mandi malam hari? Nope. Jadi boleh dong berarti mandi malam hari? Siapkan obat flu.

3. Sandal bergerigi bagus untuk penderita kencing manis
Ini bahaya. Karena pada dasarnya penderita diabetes mellitus, terutama yang kronis, mengalami kerusakan saraf tepi yang banyak di telapak kaki dan telapak tangan. Bahayanya, bila saraf tersebut rusak maka rasa nyeri yang diterima kaki kita akan berkurang dan ini dapat menyebabkan kita tidak menyadari bahwa ada luka atau borok pada kaki. Yang terjadi pada penggunaan sandal bergerigi hanyalah masking effect, artinya begini, sangat umum penderita diabetes mengalami allodinia (nyeri hebat akbat rangsangan yang sangat minimal), dan dengan menggunakan sandal yang bergerigi, ada rasa nyeri lain akibat tekanan gerigi tadi, sehingga allodinia akibat kerusakan saraf tadi menjadi samar. Sama halnya ketika pegal pada leher kita kasih koyo, rasa dingin karena koyo menutupi rasa pegal leher tadi, padahal sebenarnya pegalnya belum hilang. Nah, tekanan berlebih akibat gerigi sandal tadi sangat berpotensi menyebabkan kerusakan lebih lanjut pada saraf tepi yang ada di telapak kaki. Oleh karena itu, penderita diabetes mellitus sebaiknya menggunakan kaos kaki, periksa secara berkala kebersihan kaki dan alas kaki, dan gunakan alas kaki yang empuk.

4. Cacing dalam perut
Ini sesat. Waktu saya kecil, seringkali bila tidak mau makan ditakut-takuti cacing dalam perut bisa menggigit. Nah, kemaren saya menangani pasien anak keluhan panas serta ada cacing yang keluar dari anusnya bersamaan dengan kotoran pada saat BAB. Ibunya berkata, "nggak apa-apa kan ya dok keluar cacing? kata orang kan memang di dalam perut ada cacingnya.". Hening sejenak... sambil mengingat pengalaman masa kecil saya. Saya jelaskan pada ibu tadi bahwa cacing dalam perut adalah suatu hal yang tidak normal dan harus diobati. Penyebab paling sering adalah kurangnya kebersihan personal dan lingkungan. Dan yang benar adalah ada bakteri normal dalam perut (saluran pencernaan) yang tidak menyebabkan penyakit asalkan tubuh kita fit. BUKAN cacing. Kalau ada cacing yang keluar ketika BAB ataupun muntah, sebaiknya segeralah ke pelayanan kesehatan atau dokter terdekat.

5. Makan wortel mengurangi minus mata
Yang benar adalah mencegah kekeruhan kornea (xerophthalmia), bukan mengurangi rabun karena kelainan refraksi (minus / plus). Wortel atau buah apapun yang mengandung vitamin A sangat bermanfaat dalam MENCEGAH, BUKAN MENGOBATI kekeruhan kornea akibat kekurangan vitamin A. Dan penyakit ini sudah jarang sekali ditemukan karena program pemerintah dengan pemberian vitamin A pada anak-anak dua kali setahun cukup sukses. Sementara kelainan refraksi (minus atau plus) terjadi akibat panjang sumbu mata yang telah berubah dari kondisi normal. Karena perubahan sumbu panjang tadi, bayangan benda yang ditangkap mata tidak tepat jatuh di retina. Oleh karena itu kacamata diperlukan untuk mengurangi keluhan ini, karena dengan kacamata, bayangan benda bisa tepat jatuh pada retina dan tidak tampak kabur. Terus, gimana dong biar bisa sembuh atau mengurangi minus/plus? Operasi lasik.


Parenting is Fun

Pengalaman pertama menjadi seorang ayah dari seorang anak laki-laki sangatlah menyenangkan, at least  according to my personal experience. Anak saya lahir setahun yang lalu, alhamdulillah sehat dan tidak ada halangan serta hambatan yang berarti. Dan ditandai dengan lahirnya anak saya, maka the stage of my life is one level up. Yes, I am a father now!
me and my son

Sebelum menjadi seorang ayah, saya mempersiapakan dengan membaca buku serta info parenting dari berbagai macam media. Bagaimana mempersiapkan kelahiran anak, apa yang dilakukan setelah anak lahir, bagaimana membantu istri dikala istri kelelahan, bagaimana persiapan mental menghadapi kebiasaan serta adat budaya lokal terkait bayi baru lahir yang mungkin sudah tidak sesuai, dan hal lainnya. Setidaknya ada 5 hal yang saya rasa perlu saya bagi bagi para calon ayah, atau ayah baru, atau ayah lama yang ingin mengoreksi cerita saya.

Lets begin..
1. Menanamkan rasa sayang anak pada diri sendiri
Ini bagian paling dasar, yang mungkin sudah lazim dilakukan. Akan tetapi, tanpa tahapan ini mustahil kita akan bertahan pada tahapan-tahapan selanjutnya. Berdasarakan pengalaman saya, bila rasa sayang itu sudah ada, maka merawat anak pun menjadi menyenangkan. Bagaimana caranya? pertama, kita awali dengan mengucap syukur pada Allah SWT, atas kepercayaan-Nya menitipkan makhluk mungil ciptaan-Nya pada kita. Cobalah setiap dzikir selepas sholat, sebut nama anak disertai pujian kepada Allah SWT, dan rasakan bahwa darah kita mengalir dalam tubuh anak kita. Kemudian, setiap kali anak tidur tataplah wajahnya sejenak, rasakan hembusan nafasnya, usaplah keringatnya, sentuhlah pipinya dengan lembut, tanpa disadari kita akan tersenyum, dan timbul perasaan tenang. Anak sangat bisa merasakan aura positif yang kita berikan. Bila para ayah merasa hal diatas adalah pekerjaan ibu, that's a BIG mistake bro! Jaman telah berubah, merawat anak bukan cuma tugas ibu, ikutlah ambil bagian, lebih dari sekedar mencari nafkah.

2. Ambil bagian istri yang juga bisa kita lakukan untuk anak kita
Sudah bukan jamannya minum susu formula, saatnya ASI eksklusif!  Dan bila semua pekerjaan terkait anak kita, kita pasrahkan pada ibunya, sementara kita terlalu sibuk dengan pekerjaan dan hobi, kita bagaikan seorang diktator yang semena-mena terhadap rakyatnya. Wake up bro! Istri sudah sembilan bulan hamil akibat perbuatan kita, melahirkan anak pun kita tak merasakan bagaimana sakitnya, masa anak sudah lahir masih "lepas tangan" juga? Proses pembentukan ASI butuh keseimbangan kondisi psikologis dan fisik ibu. Harus relaks dan santai. ASI sangatlah banyak manfaatnya, dan hanya ibu yang bisa memberi ASI. Bila ibu kelelahan karena repot mengurus anak, kurang tidur karena harus sering terbangun malam hari, saatnya ayah ambil peran. Bagaimana caranya? Berdasarkan pengalaman, dari sekian banyaknya pekerjaan mengurus anak, hanya memberi ASI lah yang tidak bisa dilakukan ayah. Sementara mengganti popok, menenangkan bila anak menangis, menyendawakan anak, memandikan anak, menggantikan baju, mengajaknya bercanda, apa semua harus ibu yang melakukannya? BIG NO man! Merasa sulit? Bisalah kalau mau belajar, bukannya motorik laki-laki lebih bagus dari pada perempuan? Semua demi ASI eksklusif dengan segala kelebihannya. Cobalah ketika anak menangis malam hari bukan karena haus, dan kebetulan kita terbangun, atau dibangunkan oleh istri, berilah sedikit tenaga kita untuk menenangkan anak dengan menggendongnya, bernyanyi untuk sang bayi, atau membacakan ayat suci Al-Quran bila seorang muslim. Biarkan istri istirahat sejenak.

3. Sependapat dengan istri didepan anak dan orang lain
Bila pernah membaca buku The Tiger Mother yang cukup bikin geleng kepala, disitu sang suami dan istrinya selalu sependapat di depan anak mereka, walaupun di belakang bisa saja berbeda. Untuk apa? Supaya sang anak menghormati KEDUA orang tuanya, bukan membenci yang satu dan mencari suaka ke yang lainnya. Dengan begini, anak diajarkan untuk bersikap tegas dan tidak plin-plan.

4. Melakukan, bukan memberi tahu
Ini penting. Terutama saat golden period (0-3 tahun) anak. The child is a great imitator. He won't do what you say, he does what you do! Contohnya, kita ingin mengajari anak kita minum atau makan sambil duduk, anak-anak akan cenderung meniru apa yang kita lakukan daripada kita menyuruhnya sementara kita tidak memberinya contoh. Anak saya baru berusia satu tahun, alhamdulillah dia sudah tau caranya gosok gigi, gerakan menyisir rambut dengan sisir, takbiratul ihram, minum dengan gelas, makan sambil duduk, menulis (mencoret-coret mugnkin lebih tepat), dan semua itu bisa dia lakukan setelah melihat saya atau ibunya memberikan contoh. Ya, sebelum tidur kami biasakan menggosok gigi bersama-sama, bila saya sedang sholat, istri saya membawa anak saya ke musholla untuk melihat ayahnya sholat, dsb.

5. Memberikan pujian
Satu tahun pertama usia anak adalah masa-masa yang sebaiknya tidak kita lewatkan. Sejak usia nol bulan secara bertahap anak akan mengalami masa tumbuh kembang yang meningkat tiap bulannya. Usia dua bulan sudah mulai telungkup, empat bulan mulai menoleh atau menyanggah kepala, enam bulan mulai bisa duduk, dst. Nah, ketika anak mulai bisa berkomunikasi artinya bisa menangkap apa maksud kita, berikanlah pujian berupa senyum atau tawa disertai tepuk tangan atau teriakan "horee..." saat dia berhasil melakukan sesuatu terkait tumbuh kembangnya. Misalnya, saat usia 6-7 bulan mulai belajar merangkak, biasanya diawali dengan memposisikan dirinya sambil terhuyung-huyung, saat itulah kita memujinya dan menunjukkan ekspresi suka kita pada anak, perhatikanlah pasti anak akan membalas senyum atau tawa kita. Sekecil apapun hasilnya, anak tidak bisa berpura-pura, itulah usaha maksimalnya. Oleh karena itu, kita WAJIB memberinya pujian, sehingga dia ada semangat untuk melakukan lebih baik lagi. Dan sebaiknya hal ini berlangsung hingga anak kita beranjak dewasa.

Setidaknya lima hal diatas yang bisa saya bagikan terkait pengalaman saya menjadi ayah. Anak adalah mimpi, cita-cita dan masa depan. Sayangi dia, tunjukkan padanya mana yang baik dan yang buruk, dan biarkan dia berkembang sesuai dengan potensi dan bakat alaminya.

.::mdap2014::.

Wednesday, November 20, 2013

Alternatif itu Bukan Pilihan Pertama


Secara literal, alternatif berarti pilihan lain apabila pilihan utama tidak dapat dilakukan atau gagal.
Setiap kali saya membaca, menonton, mendengarkan iklan alternatif, selalu ada perasaan campur aduk antara sedih, marah, dan kecewa. Saya sedih karena orang awam yang datang berobat ke praktek alternatif dengan penuh harap dan keluar biaya yang tidak sedikit harus dilayani oleh terapis yang dasar pendidikannya tidak seragam dan ilmunya hanya coba-coba. Saya marah pada terapisnya karena menjanjikan hal-hal yang tidak masuk akal, termasuk kesembuhan 100% (emangnya ente Tuhan?). Saya kecewa karena dinas atau instansi terkait (dinas pariwisata terkait iklan, dinas kesehatan terkait ijin praktek, komisi penyiaran indonesia terkait iklan di media televisi, dll) terkesan diam saja tak ada penertiban.
Coba kita bandingkan medis dan alternatif dari beberapa hal,
  1. Pendidikan: medis atau dokter sekolah 6-7 tahun, mempelajari seluk beluk tubuh manusia, mulai sel sampai organ dan sistem organ, mempelajari obat dan interaksinya, mempelajari dosis yang aman, bahkan seandainya pasien meninggal pun kita masih bisa mencari penyebabnya dengan otopsi. Sedangkan terapis alternatif, gelarnya bisa S.H, S. Pd, ustadz, K.H, drs., bahkan dukun ahli jampi-jampi ada yang belum bisa baca tulis. Jauh beda kan sama dokter? Terapis berasal dari latar pendidikan yang berbeda, tidak ada kolegium, tidak ada seminar untuk memperbaharui ilmu, sakitnya apa obatnya sama, pasien meniggal paling cuma disuruh sabar.
  2. Dasar pengobatan: kalangan medis atau dokter setiap bulannya selalu ada ilmu terbaru yang menjadi dasar teori untuk kemudian dilakukan penelitian pada binatang supaya bisa menjadi obat yang berguna di masa depan. Terapi alternatif? Herbal alami turunan dari nenek moyang di India atau China yang tanpa dasar teori.
  3. Sterilitas: Kuman itu ada dimana-mana, di tangan kita, di udara, di baju kita, dsb. Kita para dokter pasti menggunakan obat yang steril dari pabrik farmasi yang terpercaya dan disetujui oleh BPOM. Sementara terapi alternatif, terutama yang menggunakan obat untuk diminum atau diteteskan, saya yakin 100% tidak melalui uji sterilitas yang baku. Berterima kasihlah anda pada asam lambung, karena cairan ini luar biasa hebatnya mampu membunuh hampir semua kuman yang masuk bersama makanan dan minuman, tetapi bagaimana dengan tetes mata klinik India?
  4. Undang-undang: Jelas setiap kegiatan kalangan kesehatan diatur dalam Undang-undang dan bila melanggar itu hukumannya jelas. Terapi alternatif? Kalau terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, paling pasiennya disuruh ke dokter juga. Bisa dituntut? Belum pernah dengar tuh ada terapis dituntut karena malpraktik.
  5. Kolegium: dokter, dokter gigi ataupun kalangan kesehatan lain seperti bidan dan perawat punya kolegium seperti IDI (Ikatan Dokter Indonesia), PDGI (persatuan Dokter Gigi indonesia), PPNI (Persatuan Perawat Nasional Indonesia) dan IBI (Ikatan Bidan Indonesia). Bila terjadi sesuatu bisa dilacak riwayat tenaga kesehatan tersebut di kolegiumnya. Pengurusan ijin praktek pun ada syarat yang jelas. Terapis? Ada yang cukup dengan doa dan air putih, ada yang menggunakan setrum, ada yang menggunakan air, ada yang menggunakan ramuan, ada yang menggunakan pijat dan totok, apa bisa dibentuk kelogium kalau dasar pengobatannya saja sudah beda.
  6. Prosedur baku operasional: ini adalah poin penting bagi kalangan medis. Bila tidak sesuai dengan prosedur baku operasional dan terjadi sesuatu pada pasien, maka dipastikan itu malpraktek dan bisa dituntut. Terapis? Apa ada...?
  7. Iklan: terapis boleh pasang iklan dimana-mana. Dokter jelas tidak boleh karena tidak etis.. kasihan ya dokter...

Dan masih banyak hal lain yang tidak bisa disebutkan satu persatu. Saya bukan iri atau takut praktek tidak laku, tetapi ini adalah pembodohan masyarakat! Memanfaatkan kepercayaan masayarakat Indonesia yang tinggi pada mitos dan takhayul serta lemahnya hukum di negara kita, terapi alternatif yang tidak jelas beredar dimana-mana. Saya percaya pada terapi herbal, karena obat-obatan medispun pada awalnya berasal dari tumbuhan. Toh sekarang sudah ada obat-obatan herbal yang sudah terstandar bernama fitomedicine. Saya juga percaya sama beberapa chinese medicine yang telah terbukti melalui penelitian bisa menyembuhkan penyakit. Saya juga percaya manfaat bekam. Yang tidak bisa saya terima adalah janji yang muluk pada pasien tanpa dasar yang bisa dipertanggung jawabkan disertai iklan dimana-mana, kemudian bila tidak sembuh ujung-ujungnya disuruh ke dokter.
Pengalaman pribadi, saya pernah dapat pasien patah tulang telah direposisi oleh dukun sangkal putung, datang ke praktek dengan kondisi bengkak dan kata pasiennya untuk obatnya disuruh sang dukun mengunjungi dokter. WTF! Padahal reposisi tulang perlu bantuan rontgen. Si dukun pasti modal jampi dan penerawangan, terus ditarik deh itu tulang, hasilnya untung-untungan, bila sembuh promosi, gagal suruh pasien ke dokter.

Bijaklah dalam memilih terapi alternatif, konsultasikan penyakit anda terlebih dahulu pada dokter. Dan pesan untuk dinas ataupun instansi terkait praktek terapi alternatif, mohon dilakukan pemantauan yang semestinya, jangan diam saja.

.::mdap2013::.

Saturday, March 2, 2013

Obstetri, Ginekologi dan Reproduksi dalam Alquran

Bismillaahirrahmaanirrahiim..

Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan kamu dari tanah, kemudian tiba-tiba kamu (menjadi) manusia yang berkembang biak. Di antara tanda-tanda keagungan Allah ialah, Dia menciptakan bagimu, dari jenismu sendiri, pasangan-pasangannya, supaya kamu hidup tenteram bersamanya, dan dijadikan Allah bagimu cinta dan kasih sayang. Sesungguhnya dalam hal itu ada tanda-tanda bagi orang-orang yang mau berfikir.
(QS. Ar Rum (30) : 20-21).

Keajaiban ilmu kandungan, kebidanan dan reproduksi dalam al-quran.

Kisah Nabi Adam a.s

Surat Shad 71-72

71. (Ingatlah) ketika Tuhan-mu Berfirman kepada malaikat, "Sesungguhnya Aku akan menciptakan manusia dari tanah.
72. Kemudian apabila telah Aku Sempurnakan kejadiannya dan Aku Tiupkan roh (ciptaan)-Ku kepadanya; maka tunduklah kamu dengan bersujud kepadanya"

Proses penciptaan Nabi Adam sama sekali tak butuh sperma dan ovum untuk melakukan fertilisasi.

Kisah Nabi Zakariyya a.s

Surat al-anbiya 89

89. Dan (ingatlah kisah) Zakariyya, ketika dia berdoa kepada Tuhan-nya, "Ya Tuhanku, janganlah Engkau biarkan aku hidup seorang diri (tanpa keturunan) dan Engkaulah Ahli waris yang terbaik.

Surat Maryam ayat 7-11

7. (Allah Berfirman), "Wahai Zakariyya! Kami Memberi kabar gembira kepadamu dengan seorang anak laki-laki namanya Yahya, yang kami belum pernah Memberikan nama seperti itu sebelumnya."
8. Dia (Zakariyya) berkata. "Ya Tuhan-ku, bagaiman aku akan mempunyai anak, padahal istriku seorang yang mandul dan aku (sendiri) sesungguhnya sudah mencapai usia yang sangat tua?"
9. Allah Berfirman, "Demikianlah." Tuhan-mu Berfirman, "Hal itu mudah bagi-Ku; sungguh, engkau telah Aku Ciptakan sebelum itu, padahal (pada waktu itu) engkau belum berwujud sama sekali."
10. Dia (Zakariyya) berkata, "Ya Tuhan-ku, berilah aku suatu tanda." (Allah) Berfirman, "Tandamu ialah engkau tidak dapat bercakap-cakap dengan manusia selama tiga malam, padahal engkau sehat."
11. Maka dia keluar dari mihrab menuju kaumnya, lalu dia memberi isyarat kepada mereka; bertasbihlah kamu pada waktu pagi dan petang.

Istri Nabi Zakariyya a.s, Isya' binti Faqudz yang mandul pun bisa memiliki putra, bahkan menjadi salah satu Rasul, yaitu Nabi Yahya a.s.

Kisah Nabi Ibrahim a.s

Surat adz-Dzariyat 24-30

24. Sudahkah sampai kepadamu (Muhammad) cerita tamu Ibrahim (malaikat-malaikat) yang dimuliakan?
25. (Ingatlah) ketika mereka masuk ke tempatnya lalu mengucapkan, "Salaman (salam), "Ibrahim menjawab, "Salamun (salam), (Mereka itu) orang-orang yang belum dikenalnya.
26. Maka diam-diam dia (Ibrahim) pergi menemui keluarganya, kemudian dibawanya daging anak sapi gemuk (yang dibakar),
27. Lalu dihidangkannya kepada mereka (tetapi mereka tidak mau makan). Ibrahim berkata, "Mengapa tidak kamu makan?"
28. Maka dia (Ibrahim) merasa takut terhadap mereka. Mereka berkata, "Janganlah kamu takut," dan mereka memberi kabar gembira kepadanya dengan (kelahiran) seorang anak yang alim (Ishaq).
29. Kemudian istrinya datang memekik (tercengang) lalu menepuk wajahnya sendiri seraya berkata, "(Aku ini) seorang perempuan tua yang mandul."
30. Mereka berkata, "Demikianlah Tuhan-mu Berfirman. Sungguh, Dia-lah Yang Maha Bijaksana, Maha Mengetahui."

Serupa dengan kisah Nabi Zakariyya, istri Nabi Ibrahim, Sarah yang mandul dapat memiliki anak berkat kebesaran Allah SWT.

Kisah Nabi Isa a.s

Surat Maryam 20-22

20. Dia (Maryam) berkata, "Bagaiman mungkin aku mempunyai anak laki-laki, padahal tidak pernah ada orang (laki-laki) yang menyentuhku dan aku bukan seorang pezina!"
21. Dia (Jibril) berkata, "Demikianlah." Tuhan-mu Berfirman, "Hal itu mudah bagi-Ku, dan agar Kami Menjadikannya suatu tanda (kebesaran Allah) bagi manusia dan sebagai rahmat dari Kami; dan hal itu adlah suatu urusan yang (sudah) diputuskan."
22. Maka dia (Maryam) mengandung, lalu dia mengasingkan diri dengan kandungannya itu ke tempat yang jauh.

Proses penciptaan Nabi Isa yang tidak membutuhkan sperma untuk melakukan fertilisasi.

Sakitnya proses persalinan

Surat Maryam 23-25

23. Kemudian rasa sakit akan melahirkan memaksanya (bersandar) pada pangkal pohon kurma, dia (Maryam) berkata, "Wahai, betapa (baiknya) aku mati sebelum ini, dan aku menjadi seorang yang tidak diperhatikan dan dilupakan."

Bahkan rasa sakit saat melahirkan pun tertulis dalam Alquran. Muliakanlah ibu-mu kawan.

Embriologi dalam Alquran

Surat al-mu'minun 12-14

12. Dan sungguh, Kami telah Menciptakan manusia dari saripati (berasal) dari tanah.
13. Kemudian Kami Menjadikannya air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim).
14. Kemudian, air mani itu kami jadikan sesuatu yang melekat, lalu sesuatu yang melekat itu Kami Jadikan segumpal daging,  dan segumpal daging itu Kami Jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami Bungkus dengan daging. Kemudian, Kami Menjadikannya makhluk yang (berbentuk) lain. Maha Suci Allah, Pencipta yang paling baik.

Jauh sebelum Langman's Embryologi terbit, Alquran telah memberikan garis besar proses embriologi manusia.
 
Maka Nikmat Tuhanmu Yang Manakah Yang Kamu Dustakan? 

Maha Suci Allah dengan segala firman-Nya.

.::mdap 2013::.

Saturday, May 14, 2011

Kronologis Siklus Mens


Reka Ulang Siklus Mens
Haid adalah perdarahan secara periodik dan siklik dari uterus, disertai pelepasan (deskuamasi) endometrium.
Proses terjadinya haid sangat tergantung pada Mekanisme Umpan Balik antara Hipotalamus-Pituitary-Ovarium (HPO Axis).
Hipotalamus menghasilkan GnRH yang merangsang Kelenjar Hipofisis (pituitary) untuk mengeluarkan FSH (follicle stimulating hormone) yang berfungsi mematangkan folikel dan LH (luteinizing hormone) yang berperan dalam proses ovulasi. Dalam setiap siklus, folikel yang mengalami proses pematangan berjumlah lebih dari satu, namun dalam perjalanannya, hanya ada satu folikel yang disiapkan untuk ovulasi, sementara yang lain mengalami atresia. Folikel yang matang tersebut mengluarkan hormon estrogen, oleh karena itu kadar hormon estrogen dalam awal siklus relatif meningkat.
Meningkatnya estrogen menyebabkan negative feedback pada FSH. Sedangkan pada LH, menyebabkan positive feedback. Oleh karena itu, saat estrogen mencapai puncaknya, akan terjadi LH Surge (lonjakan LH) yang menstimulasi terjadinya ovulasi pada pertengahan siklus. Pecahnya folikel terjadi 16-24 jam setelah lonjakan LH. Lonjakan LH tersebut akan bertahan selama 24 jam dan akan menurun pada fase luteal seiring dengan menurunnya kadar estrogen. Menurunnya estrogen sendiri kemungkinan disebabkan oleh berubahnya struktur folikel. Selanjutnya folikel menjadi corpus luteum yang menghasilkan progesteron dan estrogen untuk menyiapkan endometrium (menebal) bila terjadi konsepsi.
Bila terjadi konsepsi, selanjutnya corpus luteum akan dipelihara oleh hCG. Bila tidak terjadi konsepsi, secara perlahan corpus luteum menjadi atresia menjadi corpus albicans disertai dengan penurunan kadar estrogen dan progesteron. Turunnya kadar estrogen dan progesteron memberikan negative feedback pada hipotalamus dan hipofisis hingga memulai siklus baru.
-sumber: Sarwono, google; by mdap2011-

Persalinan Normal

Setelah membaca asuhan persalinan normal, saya mencoba membikin sebuah timeline APN. Dan gambar di atas hasilnya. :)
Dan dibawah ini adalah mekanisme keluarnya janin pada persalinan normal.
Engagement: diameter biparietal telah melewati pintu atas panggul. Kadang terjadi floating, dimana kepala janin masih bebas di atas pintu atas panggul.
Descent (penurunan), terjadi akibat:
1. Tekanan cairan amnion.
2. tekanan langsung fundus uteri
3. Gerakan ke bawah otot-otot abdomen ibu
4. Ekstensi dan pereganan badan janin
Fleksi: hambatan dari serviks, dinding pelvis, lantai pelvis menyebabkan kepala janin melakukan fleksi, dagu janin mendekat ke dada janin, sehingga Ѳ suboccipitobregmatika diganti Ѳ occipitofrontal yang lebih panjang.
Rotasi internal: kepala janin berputar sehingga occiput secara bertahap bergerak ke anterior ke arah symphisis pubis.
Ekstensi: Setelah rotasi internal, kepala janin mencapai vulva dan terjadi ekstensi. Berturut-turut akan lahir occiput, bregma, dahi, hidung, mulut dan dagu. Setelah kepala lahir, kepala janin jatuh ke bawah sehingga dagu terletak di dekat regio anus ibu
Rotasi eksternal: setelah kepala janin lahir, gerakan selanjutnya berupa gerakan kembali ke sisi sebelumnya (bila sebelumnya occiput di kiri, maka akan berputar ke kiri) sehingga bahu janin berada pada posisi anterior (bawah simfisis pubis)-posterior.
Ekspulsi: bahu depan tampak di bawah simfisis pubis dan perineum akan segera mengalami distensi oleh bahu belakang. Setelah bahu lahir, maka badan janin akan lahir.
-sumber: Sarwono, buku keterampilan medik FK UNAIR. by mdap2011-

Friday, April 15, 2011

Keajaiban Sel Induk


Isu tentang sel induk (stem cell) sudah sering kita dengar atau kita baca dari berbagai media dalam beberapa tahun terakhir. Kelebihan dan kekurangan serta masalah etika yang menyertai masalah penggunaan stem cell tampaknya tak akan pernah bosan untuk diperdebatkan oleh para ahli. Kali ini saya mencoba membahas keuntungan yang bisa dirasakan dalam menggunakan stem cell untuk menyembuhkan suatu penyakit.

Artikel ini hanyalah rangkuman dari berita di Jawa Pos tentang kesehatan yang saya kumpulkan dan saya bikin kliping dari tahun 2006-2011.


1. Rintis Jantung Buatan dari Sel Induk (3 April 2007)

London- Para ilmuwan dari Inggris untuk pertama kalinya mengumumkan keberhasilan mereka menumbuhkan aringan jantung dari sel induk. Ahli bedah jantung Sir Magdi Yacoub, pemimpin tim peneliti, mengatakan bahwa jantung buatan yang ditumbuhkan dari sel induk itu juga bisa dicangkok. Dia meramalkan, dalam tiga tahun mendatang, para doker akan mulai menggunakannya dalam operasi pencangkokan. Kini, berusaha menumbuhkan jaringan jantung yang memiliki fungsi persis seperti jantung manusia asli. "Jaringan jantung utuh yang diciptakan dari sel induk akan siap digunakan, 10 tahun lagi," kata Yacoub, seperti dikutip The Guardian.

2. Sukses, Cangkok Organ dari Sel Induk (Jawa Pos, 20 November 2008)

London-Terobosan bersejarah di dunia kedokteran kembali terjadi. Kali pertama di dunia, tim dokter berhasil mencangkokkan organ utuh yang dikembangkan di laboratorium menggunakan sel induk pasien sendiri. Keberhasilan itu menjadi tonggak sejarah baru karena berhasil menghilangkan rintangan utama dalam operasi cangkok, yaitu penolakan sel donor oleh tubuh pasien. Dengan begitu, operasi cangkok jaringan tubuh kini bisa dilakukan tanpa harus menggunakan obat anti penolakan seumur hidup. Operasi fenomenal tersebut berawal dari upaya menyembuhkan pasien seorang perempuan yang menderita TB sejak tahun 2004. Akibat sakit TB tersebut, saluran pernapasan (bronkus) perempuan itu rusak dan membuat paru-parunya kolaps. Satu-satunya jalan untuk menyelamatkan nyawa pasien adalah dengan transplantasi bronkus. Untuk membuat saluran pernapasan baru, tim dokter mengambil saluran pernapasan seorang wanita berumur 51 tahun yang meninggal akibat tumor otak. Kemudian dengan proses sedemikian sehingga hanya tersisa satu jaringan penghubung yang dibuat dari kolagen protein berongga. Kemudian tim dokter mengambil sel induk dari sumsum tulang belakang pasien dan dikombinasikan dengan jaringan dari donor dalam sebuah media. Setelah empat hari, jaringan tersebut sudah menghasilkan organ saluran napas sepanjang 5 cm. Operasi pencangkokan pun langsung dilakukan dan sukses! Karena organ dari donor telah di liputi oleh sel induk dari pasien, maka tubuh seolah-olah dibohongi bahwa organ tersebut berasal dari pasien sendiri sehingga tidak timbul graft rejection dan pasien tidak perlu minum obat-obatan imunosupresan.

3. Bisa Melihat Dunia berkat Sel Induk (Jawa Pos 6 Maret 2009)

NEWTONABBEY-Keajaiban medis terjadi pada Dakota Clarke, bocah dari Irlandia. Lahir dengan caca mata (septo-optic dysplasia), gadis cilik dua tahun itu bahkan tak mampu mengenali kedua orang tuanya. Namun Sekarang si kecil yang sudah divonis buta tersebut dapat melihat berkat terapi stem cell. pada kasus Dakota, sel induk dimasukkan melalui urat pembuluh darah lewat lubang tumbuh rambut di kepala, kemudian berjalan menuju urat optik mata. Lantas, sel-sel tersebut memperbarui daerah yang rusak. Stem cell donasi seorang ibu di Tiongkok itu juga menyebar ke otak dan memperbaiki kestabilan tubuh Dakota serta membantunya untuk berfungsi dengan baik.

Begitulah beberapa kasus sukses tentang teknologi kedokteran dalam hal stem cell. Dan yang jelas, ini bukan teknologi murah, bahkan bisa dibilang sangat mahal. Semoga ke depannya nanti ada win-win solution untuk masalah dana. Kita berharap teknologi ini dapat segera dimasyarakatkan, terutama pada pasien kanker.

.::mdap2011::.

Sunday, March 27, 2011

Siklus Tidur dan Gelombang Otak


Ide awal penulisan artikel ini adalah membaca cerita Kakek dari Bali yang Tidak Tidur Selama 21 Tahun. God... Is He a human?
Ringkas ceritanya begini..
"..saat masih kecil hingga dewasa kehidupannya berjalan normal dan bisa tidur saat dirinya lelah. Namun sejak 21 tahun silam setelah menikah, tepatnya dan tinggal di Denpasar, praktis rutinitas itu tidak lagi dialaminya. Meski harus begadang semalam suntuk bahkan berhari-hari, ketika hadir dalam kegiatan upacara atau undangan warga Kakek Angga tak merasakan ngantuk sedetikpun. Ketika warga lainnya tertidur pulas, justru dia gelisah tidak bisa tidur walaupun sudah berbaring di kasur empuk. Jika semua keluarganya tidur, maka mantan pekerja hotel itu, menghabiskan malam sendirian dengan nonton TV seorang diri. "Saya paling suka nonton bola, sampai pagi," katanya."

Praktis, sejak 21 tahun yang lalu Kakek ini tidak pernah lagi merasakan enaknya mimpi.hehe.

Mari kita bahas sedikit hal tentang tidur, dan betapa pentingnya tidur.

Definisi
Tidur adalah menurunnya kesadaran secara temporal (reversibel) yang ditandai dengan relaksasi otot-otot tubuh dan respon yang menurun terhadap rangsang.

Tahapan tidur

Tahap 1
Pada tahap ini kita merasa berada diantara bangun dan tidur, gerakan mata mulai melambat, otot-otot mulai lemas dan kadang disertai sensasi jatuh yang membuat kita kaget. Sensasi tersebut terjadi karena ada penurunan aktivitas otak yang mendadak dan mulai lemasnya otot-otot tubuh. Pada fase ini, masih mudah untuk dibangunkan.

Tahap 2
Gerakan mata mulai tidak ada dan pada pemeriksaan EEG, didapatkan gelombang otak yang tidak beraturan. 50 % dari tidur kita berada pada tahap ini.

Tahap 3
Ini adalah tahapan tidur dalam (nyenyak) yang pertama, pada EEG akan tampak campuran antara gelombang otak lambat (gelombang delta) dan cepat. Pada tahap ini seseorang akan sulit dibangunkan, dan bila kita terbangun saat tahap 3, maka kita akan ngelantur dan ga nyambung.

Tahap 4
Ini adalah tahapan tidur dalam yang kedua, dimana hanya ada gelombang delta yang tampak pada EEG. Pada tahap ini seseorang akan sulit dibangunkan. Dua tahap tidur dalam ini sangat menentukan kualitas tidur seseorang, bila dua tahap tersebut tidak tuntas, maka kita juga merasa tidak puas tidurnya.

Tidur REM (Rapid Eye Movement)
Adalah suatu tahapan tidur dimana kita mengalami mimpi. Pada tidur REM -biasanya terjadi 70-90 menit setelah kita tertidur-, nafas kita menjadi cepat, gerak bola mata menjadi cepat, denyut jantung meningkat, dan pada pria bisa ereksi. Tidur REM dapat mempengaruhi memori jangka panjang kita. Bila tidur REM kita baik, maka memori jangka panjang kita juga baik. Pada beberapa orang, saat tidur REM nya belum tuntas, maka saat dia tidur berikutnya tidak akan melalui tahapan-tahapan tidur seperti biasanya, tetapi dapat langsung pada tahapan tidur REM. Sebagai contoh, saat kita bermimpi, kemudian dibangunkan sebentar dan kita tidur lagi, maka seringkali kita melanjutkan mimpi tersebut.


Kembali pada kakek ajaib tadi, saya sendiri sedikit tidak percaya bahwa ada manusia yang bisa tidak tidur selama 21 tahun. Menurut penelitian, batas maksimal seseorang tidak tidur sama sekali adalah 11 hari, pada saat itu koordinasi impuls-impuls saraf di otak menjadi kacau dan dapat menybabkan kematian karena kelelahan organ. Mungkin kakek tersebut tetap tidur, namun tidak sampai pada tahap dalam, sehingga otak sempat di-refresh walaupun tidak tuntas.

::mdap2011_dari berbagai sumber::

About Me

My photo
Dokter Kandungan praktek di RSUD dr. Soetomo, RS William Booth Surabaya, RS WIjaya